Rabu, 17 Agustus 2011

proses pembuatan kopi

Secara Umum Proses Produksi dan pembuatan kopi seperti berikut :
Proses Produksi Kopi
1. Sortasi
Setelah melalui proses seleksi, biji kopi akan disortasi lagi menurut bobot dan ukuran. Selama proses ini, terjadi proses pembersihan dari benda asing pada biji kopi hijau sebelum mengalami proses produksi.
2. Penyimpanan
Biji kopi disimpan sesuai dengan keperluan penggorengan berikutnya.
3. Penggorengan
4. Pencampuran
5. Ekstraksi :
Ekstraksi menggunakan pelarut air.
6. Filtrasi ( Penyaringan)
7. Sentrifugasi
8. Evaporasi ( Penguapan) :
Fungsinya adalah untuk mendapatkan kadar ekstrak ideal
9. Pemisahan :
Dipisah sesuai dengan kebutuhan hasil akhir olahan kopi yang dibutuhkan yaitu :
a. Spray Dried

Selasa, 16 Agustus 2011

Mengenal Cappuccino dan Cara Pembuatannya

Anda pasti sudah sering mendengar,melihat dan merasakan Cappuccino..
Cappuccino adalah minuman khas Italia yang dibuat dari espresso dan susu.
Cappuccino biasanya didefinisikan sebagai 1/3 espresso, 1/3 susu yang dipanaskan dan 1/3 susu yang dikocok hingga berbusa.
Definisi yang lain menyebutkan 1/3 espresso dan 2/3 mikrofoam.

Senin, 15 Agustus 2011

resep kopi jahe

Jahe, semua tahu tanaman ini...
Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.

Jumat, 12 Agustus 2011

mengenal kopi luwak dan proses cara pembuatannya

Kopi Luwak, kopi ekslusif dan mahal ....
Kemasyhuran kopi ini diyakini karena mitos pada masa lalu, ketika perkebunan kopi dibuka besar-besaran pada masa pemerintahan Hindia Belanda sampai dekade 1950-an, di mana saat itu masih banyak terdapat binatang luwak sejenis musang.

Kamis, 11 Agustus 2011

mengenal kopi moccacino coffee


ada yang suka kopi moccacino ?
Moccacino yang berarti Caffee Latte yang dicampur coklat. Nama Mocha sendiri sebenarnya adalah sebuah nama varietas kopi dari daerah Mocha, Yaman. Meskipun dibuat tanpa campuran coklat, tapi kopi mocha asli Yaman seperti ada rasa coklat didalamnya.
(duniamaya.net)

Rabu, 10 Agustus 2011

jenis kopi di indonesia


Secara Umum Dari 40 jenis varietas kopi yang ada di dunia, terdapat dua jenis kopi utama yang paling banyak diperdagangkan, yaitu:·

Kopi Arabika,
hampir 75% produksi kopi di dunia merupakan kopi jenis ini (Indonesia menyumbang 10% dari jumlah tersebut).

Kopi Robusta,
diproduksi sekitar 25% produksi dunia. Dari jumlah tersebut, Indonesia menyumbang 90%.
Tanaman kopi termasuk apa yang dinamakan "tanaman hari pendek" (short day plant), yaitu tanaman yang membentuk bakal bunga dalam periode hari pendek (yang dimaksud dengan hari pendek adalah siang hari yang panjangnya kurang dari 12 jam).
Indonesia, salah satu penghasil kopi yang cukup diandalkan. Biji kopi yang dapat menciptakan minuman beraroma menggoda ini berada di setiap daerah, baik Jawa, Sumatra dan Bali.

Kopi Bali
Kopi Robusta yang memiliki aroma tajam dan gurih, dan dengan kekentalan yang pekat karena pengaruh iklim, ketinggian, struktur mineral tanah yang khas. Kopi ini banyak diminati oleh penggemar minuman kopi. Bukan saja di daerah Bali tempat asalnya, tetapi juga di Indonesia umumnya.

Kopi Jawa
Jawa, sebagai salah satu penghasil kopi pertama di dunia, namanya juga dipakai untuk nama jenis seduhan yang memiliki cita rasa yang unik. Jenis Arabika ini menciptakan rasa yang lembut, dan beraroma tanah dengan kandungan asam rendah. Kopi ini terkenal sejak jaman penjajahan dulu, karena alasan negara penjajah datang ke tanah Jawa juga salah satunya karena terdapatnya tanaman kopi.

Kopi Lampung
Jenis Robusta yang paling banyak digemari karena rasanya manis dan lembut dengan keharuman yang lembut juga. Kopi ini juga cukup dikenal di kalangan pecinta minuman kopi. Bahkan di kedai-kedai, baik yang tradisional maupun modern, tidak jarang dijumpai minuman kopi asal lampung.

Expresso
Merupakan paduan tiga kekuatan kopi, yaitu aroma, kekentalan, dan rasa yang dahsyat. Reguk dengan segera ketika aroma dan rasa yang mudah berlalu, tetap pada puncaknya. Dan perpaduan citarasa kopi ini yang mengantarkan expresso menjadi salah satu minuman kopi yang digemari oleh para pecinta minuman kopi.

Kopi Tubruk
Cara tradisional menikmati kopi yang paling populer dan sangat digemari. Prosesnya pun tradisional. Kopi ditumbuk secara tradisional pula, lalu diseduh sesuai dengan selera. Bisa kental, bisa encer. Dan kenikmatan kopi tubruk ini begitu terasa dengan munculnya aroma asli yang begitu alami.

Kopi Gayo (Gayo Coffee)
merupakan salah satu komoditi unggulan yang berasal dari Dataran Tinggi Gayo. Perkebunan Kopi yang telah dikembangkan sejak tahun 1908 ini tumbuh subur di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Kedua daerah yang berada di ketinggian 1200 m dpl tersebut memiliki perkebunan kopi terluas di Indonesia yaitu dengan luasan sekitar 81.000 hektar. Masing-masing 42.000 ha berada di Kabupaten Bener Meriah dan selebihnya 39.000 ha di Kabupaten Aceh Tengah.
Gayo adalah nama suku asli yang mendiami daerah ini. Mayoritas masyarakat Gayo berprofesi sebagai Petani Kopi. Varietas Arabika mendominasi jenis kopi yang dikembangkan oleh para petani Kopi Gayo. Produksi Kopi Arabika yang dihasilkan dari Tanah Gayo merupakan yang terbesar di Asia

Kopi Sidikalang

Dalam kancah perkopian nasional bahkan internasional, predikat Kopi Sidikalang pernah mencapai masa keemasan. Tak heran pula bahwa kenikmatan kopi robusta itu bahkan pernah secara ekonomis mengangkat harkat masyarakat Dairi sendiri. Tapi, kini kopi robusta nyaris tenggelam akibat gelombang pasar yang tidak menjamin lagi. Akibatnya, petani beralih ke tanaman kopi jenis arabika yang lebih mengutungkan, tapi kualitas beda.

sumber

Selasa, 09 Agustus 2011

budidaya tanaman kopi : tips

Bagi yang ingin mengetahui sekilas mengenai budidaya tanaman kopi, silahkan simak artikel di bawah, supaya tahu aja..hehe

Iklim yang Cocok untuk Tanaman Kopi
Agar bisa tumbuh dengan baik, ada beberapa syarat iklim untuk tanaman kopi .

Persyaratan iklim kopi Arabika :
* Garis lintang 6-9o LU sampai 24o LS.
* Tinggi tempat 1250 s/d 1.850 m dpl.
* Curah hujan 1.500 s/d 2.500 mm/th.
* Bulan kering (curah hujan < style="font-weight: bold;">Persyaratan iklim Kopi Robusta :
* Garis lintang 20o LS sampai 20o LU.
* Tinggi tempat 300 s/d 1.500 m dpl.
* Curah hujan 1.500 s/d 2.500 mm/th.
* Bulan kering (curah hujan < style="font-weight: bold;">Pengaruh angin :
Pohon tanaman kopi tidak tahan terhadap goncangan angin kencang, lebih-lebih dimusim kemarau. Karena angin itu mempertinggi penguapan air pada permukaan tanah perkebunan. Selain mempertinggi penguapan, angin dapat juga mematahkan dan merebahkan pohon pelindung yang tinggi, sehingga merusakkan tanaman di bawahnya.

Tanah
Sehubungan dengan tanah ini yang penting untuk dipelajari terutama sifat fisik tanah dan sifat kimia tanah.

Sifat fisik tanah untuk pertanaman kopi
Sifat fisik tanah meliputi: tekstur, struktur, air dan udara di dalam tanah. Tanah untuk tanaman kopi berbeda-beda, menurut keadaan dari mana asal tanaman itu. Pada umumnya tanaman kopi menghendaki tanah yang lapisan atasnya dalam, gembur, subur, banyak mengandung humus, dan permeable, atau dengan kata lain tekstur tanah harus baik. Tanah yang tekstur/strukturnya baik adalah tanah yang berasal dari abu gubung berapi atau yang cukup mengandung pasir. Tanah yang demikian pergiliran udara dan air di dalam tanah berjalan dengan baik. Tanah tidak menghendaki air tanah yang dangkal, karena dapat membusukkan perakaran, sekurang-kurangnya kedalaman air tanah 3 meter dari permukaannya. Akar tanaman kopi membutuhkanoksigen yang tinggi, yang berarti tanah yang drainasenya kurang baik dan tanah liat berat adalah tidak cocok. Sebab kecuali tanah itu sulit ditembus akar, peredaran air dan udara pun menjadi jelek.

Demikian pula tanah pasir berat, pada umumnya kapasitas kelembaban kurang, karena kurang dapat mengikat air. Selain itu tanah pasir berat juga mengandung N atau zat lemas. Zat lemas sangat dibutuhkan oleh tanaman kopi, terutama dalam pertumbuhan vegetatif. Hal ini dapat dibuktikan pada pertumbuhan tanaman di tanah-tanah hutan belantara hasilnya sangat memuaskan, karena humus banyak mengandung berbagai macam zat yang dibutuhkan untuk petumbuhan dan pembuahan.

Sebaliknya pada tanah-tanah yang ditanami kembali (tanaman ulang = replanting) pertumbuhan dan hasilnya kurang memuaskan. Maka apabila dipandang perlu tanaman ulang ini hendaknya diganti dengan tanaman yang tidak sejenis, karena tanaman yang berlainan kebutuhan zat makanan juga berbeda.

Sifat Kimia Tanah
Sifat kimia tanah yang dimaksud di sini ialah meliputi kesuburan tanah dan PH. Di atas telah dikemukakan, bahwa tanaman menghendaki tanah yang dalam, gembur dan banyak mengandung humus.

Hal ini tidak dapat dipisahkan dengan sifat kimia tanah, sebab satu sama lain saling berkaitan. Tanah yang subur berarti banyak mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhan dan produksi.